Home » » Luapan Birahi

Luapan Birahi




Indo55bet   

Di tengah kebingungan itu, aku sama sekali tidak tahu harus berbuat apa. Aku mencintainya, tapi aku sama sekali tidak menyangka hingga sejauh ini kisah asmara kami.

Begitu lembutnya dia mempermainkan klitoris aku dengan sapuan lidahnya, Hingga akhirnya rasa bingung itu lenyap ditelan rasa geli dan nikmat yang sudah menjalar di sekujur tubuh aku. 

Aku hanya bisa meremas rambut kepalanya, menekan kepalanya lebih dekat di vagina aku yang kian membasah.

Kenikmatan itu juga yang akhirnya membuat aku mengangkat kedua paha dengan lebih membuka kangkangan keduanya.

Setelah kurang lebih lima belas menit dia menjilati klitoris aku dengan berbagai cara, aku disuruhnya rebah di jok belakang dan segera dia menindih aku. Rupanya Hani telah menurunkan celananya tanpa sepengetahuan aku sewaktu aku masih melayang-layang.

Dengan cepat Hani menyodorkan penisnya menuju bibir vagina aku. Dan mempermainkan kepala penisnya di bibir vagina aku. Aku kembali menggelinjang.

Sama sekali tidak terbesit di benak aku, bahwa kami masih bermain di area parkir sebuah pusat belanja yang terletak di jalan “D”. Yang suatu saat dapat dipergoki satpam.

Kembali aku tersentak hebat saat kepala penisnya menggesek-gesek klitoris aku dengan agak kuat. Tubuh aku mulai bergetar hebat.

Apa ini yang dinamakan luapan birahi? Karena vagina aku yang sudah basah sejak tadi, Hani tidak mendapat kesulitan untuk akhirnya dengan cepat dan lembut menyelipkan penisnya di liang vagina aku.

Aku kembali tersentak dalam sejuta kenikmatan. Sebuah benda yang besar dan panjang menyelinap masuk secara perlahan, sehingga menimbulkan gesekan halus pada klitoris aku. 

Tubuh aku mengejang sesaat. Tiba-tiba muncul rasa heran yang amat sangat dalam diri aku. Selama ini aku tidak pernahh merasakan nikmatnya sex dengan suami aku. 

Yang aku tahu selama ini, sex adalah menyakitkan. Aku hanya menjadi mesin pemuas nafsu sex suami aku tanpa peduli apakah aku menikmatinya atau tidak. 

Nikmat sex seolah-olah hanya dongeng belaka di telinga aku.
Tapi Hani… seolah-olah dia kini memberikan bukti bahwa nikmat sex itu ada. Dan nyata.
Kini aku sadar sepenuhnya. Aku semakin mencintainya. Aku pun kembali larut dalam kebahagiaan nikmatnya sex. Aku pun menyambut cintanya, juga menyambut goyangannya tidak kalah hebat. 

Seolah aku ingin menumpahkan dan mencapai kenikmatan sex yang baru aku rasakan dan ingin memberitahunya untuk bersama menikmati sex ini sepuas-puasnya.

Entah berapa lama kami bercinta dan saling berpacu dalam nafsu birahi di dalam mobil Genio berwarna gelap. Akhirnya dia membiarkan aku selesai terlebih dahulu. 

Sungguh aku tidak menyangka bahwa kenikmatan sex itu begitu indah, menyenangkan dan memuaskan.Gairah Sex Aku pun dibuatnya lemas dan tidak bertenaga, terkapar di jok mobil. 

Telentang tidak berdaya, dengan rasa sejuta bahagia dan kepuasan yang tidak ternilai. Sementara Hani akhirnya mempercepat ritme ayunan pinggulnya dan aku merasakan adanya semburan hangat di dalam vagina aku. Semburan sperma Hani.

Aku sempat khawatir akan kehamilan akibat hubungan kami. Tapi Hani segera berbisik bahwa dia ingin aku hamil dan membesarkan anak tersebut. 

Berangsur-angsur kekhawatiran aku menghilang. Di satu sisi, keinginan aku untuk hamil bisa saja terkabul. Dan ini yang aku tunggu.

Akhirnya siasat pun diatur, apalagi golongan darah Hani sama persis dengan suami aku. Sejak saat itu, kami pun rutin melakukan hubungan sex untuk saling meluapkan cinta dan memuaskan nafsu birahi kami, dimana pun kami sempat.

Bahkan pernahh di ruangan kantor aku pada saat sepi, Hani meminta aku untuk berdiri membungkuk di tepi meja kerja aku dan dia menyetubuhi aku dari belakang dengan terlebih dahulu mengangkat rok dan menurunkan celana aku dan kemudian mempermainkan vagina aku dengan lidahnya yang kasat.

Kini bukan saja suami aku yang berselingkuh. Aku pun turut terjerumus dalam dunia perselingkuhan. Perselingkuhan yang aku rasa adalah abadi. 

Apakah ini semua karena cinta sejati aku dengan Hani?

Apakah karena awalnya kawin paksa oleh ayah aku, hingga tidak pernahh ada cinta antara aku dan suami aku? Hingga kini hubungan aku dan Hani telah berusia dua tahun, baik hubungan komunikasi maupun secara sexual. 

Kami tetap saling memperhatikan, mengasihi, menjaga dan juga saling mengisi kekurangan satu sama lain. Seperti layaknya suami istri sejati.

Kini aku sudah tidak peduli lagi terhadap apa yang dilakukan suami aku. Anak kandung aku dari hasil hubungan intim aku dengan Hani dan anak angkat aku pun lebih dekat dengan Hani ketimbang suami aku. 

Entah kenapa, aku sangat berbahagia menjalani semua ini. Aku sudah menemukan cinta sejati aku.

Untuk Hani, apabila Anda membaca Cerita ini, aku ingin mengatakan kepada Anda bahwa kami bertiga sangat mencintai dan merindukanmu.

Salam, putra kandungmu dan Nindi, putri angkatku....






Share this article :

0 comments:

Post a Comment

Join Us on Facebook

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. cerita sex - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger